LENYAPNYA AL-QUR'AN DARI MUSHHAF DAN HATI

Assalamualaikum wr wb
Bismillahirrahmanirrahiim
Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama -  tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius sesuai judul tersebut diatas. Saya yakin haqul yakin , tanpa izin , tanpa perkenan , tanpa kehendak-Nya saya tidak akan pernah bisa menulis seperti ini. Oleh karena itu , tidak berkelebihan kiranya kalau sekali lagi saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Illahi Rabbi , Tuhan Seru Sekalian Alam. Dia pencipta langit dan bumi, Dia Penguasa tunggal di Hari Pembalasan Nanti , Dia itu Maha Dzat yaitu Allah SWT. Shalawat serta salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW , tiada lagi Nabi sesudahnya. Shalawat dan salam semoga juga terlimpahkan atas keluarga beliau  ( Nabi SAW  ) beserta para sahabatnya.
    Saudaraku , sidang pembaca yang budiman. Judul tulisan ini tersebut diatas , adalah salah satu dari alamat - alamat Kubra tentang akan tibanya Hari Kiamat.
Maksudnya ialah bahwa kitab suci Al - Qur'an  itu tulisannya hilang sama sekali dan yang tertinggal hanyalah kertasnya saja yang putih bersih belaka. Juga tidak seorangpun yang masih ingat akan bunyinya. Orang yang hafal AL-QUR'AN itu sudah tidak ada seorang pun  sekalipun hanya seayat. Inipun merupakan tanda besar pula akan segera tibanya Hari Kiamat.
Dalam sebuah Hadist dari Hudzaifah ra , disebutkan Sabda Rasulullah SAW demikian  :  ( Artinya  )   :  " Agama  Islam itu akan dilebur -  yakni  lenyap  -  ,  sebagaimana dileburnya warna baju , sehingga tidak lagi dimaklumi apa yang dinamakan puasa, shalat , ibadat dan sodaqoh . Juga dihapuskanlah diatas tulisan kitabullah -  yakni kitab suci  Al-Qur'an  -  didalam waktu semalam saja, kemudian tiada yang tertinggal diatas bumi ini seayat sekalipun.
Yang tetap ada ialah beberapa golongan dari umat manusia yakni yang tua-tua, lelaki atau perempuan, semuanya itu mengatakan  :  " Kita semua pernah bertemu dengan ayah - ayah atau nenek moyang kita dengan suatu ucapan yang berupa  :  Laa ilaaha illalllah ,  oleh sebab itu kitapun akan menepati ucapan yang sedemikian itu. Shilah lalu berkata kepada Hudzaifah  : "  Tidak ada gunanya orang - orang itu menetapi kalimat  : Laa ilaaha illalllah ,  sebab
orang - orang itupun juga tidak mengerti apa yang dinamakan shalat , puasa , sedekah , dan ibadat  ". Hudzaifah memalingkan mukanya dan orang tersebut mengulangi sekali lagi ucapannya
sampai tiga kali berturut-turut.
Sementara itu Hudzaifah pun selalu pula memalingkan mukanya kearah lain. Kemudian Hudzaifah menghadap orang itu dan berkata  : " Hai Shilah ,  kalimat Laa ilaaha illalllah itu dapat menyelamatkan orang-orang tua tadi dari siksa api Neraka . " 
Ucapan sedemikian pun diulangi olehnya sampai tiga kali pula . " ( HR   : Ibnu Majah  )  .
   Saudaraku , sidang pembaca yang terhormat. Sampai disini saya akhiri tulisan religius ini. Semoga bermanfaat dan menjadikan sebagai tambahan ilmu dan sekaligus mendapat tempat di hati sidang pembaca. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita , insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
             ***
*  Bahan-bahan ( materi )  diambil dan dikutip dari buku  : INILAH HARI PEMBALASAN  ( KIAMAT  ) . Oleh  : Moh. Abdai Rathomy  *
             ***
* Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan  : hajisunaryo.com . *
             ***
   
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WANITA DUNIA LEBIH UTAMA DARIPADA BIDADARI SEPERTI KEUTAMAAN LAHIR ATAS BATHIN Posted on March 8, 2018 by H. Sunaryo A.Y.

SYARAT – SYARAT SHALAT Posted on March 20, 2018 by H. Sunaryo A.Y.

SURAT AL-MULK DAPAT MENGELUARKAN PEMBACANYA DARI DALAM NERAKA UNTUK MEMASUKI SYURGA